Cegah Gangguan Keamanan, Personel Reskrim Pantau Pelaksanaan TOF 2025 di Tomohon
News Lolak– Tournament of Flower (TOF) 2025, personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut bersama Satreskrim Polres Tomohon melaksanakan patroli keliling (mobile patroli) di sejumlah lokasi kegiatan. Operasi pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan aksi kriminalitas selama berlangsungnya even internasional tersebut.
TOF 2025 Jadi Magnet Wisatawan Lokal dan Mancanegara
Tournament of Flower (TOF) merupakan salah satu even tahunan terbesar di Kota Tomohon yang menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar Sulawesi Utara, termasuk wisatawan mancanegara. Event ini tidak hanya memamerkan keindahan bunga khas Tomohon, tetapi juga menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya Minahasa.
Dengan banyaknya pengunjung yang memadati lokasi TOF, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian. Oleh karena itu, jajaran Polda Sulut dan Polres Tomohon mengerahkan personelnya untuk melakukan pengawasan ketat.
Baca Juga: Disdikbud Bolsel Gelar Seleksi OSN 2025 Siswa SD-SMP Bersaing ke Tingkat Provinsi
Mobile Patroli dan Pengawasan Ketat oleh Personel Reskrim
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah tindak kriminalitas dan memastikan situasi tetap kondusif.
“Personel Ditreskrimum Polda Sulut dan Satreskrim Polres Tomohon diturunkan untuk melakukan patroli, memantau kegiatan Tournament of Flower. Tujuannya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ujar Alamsyah.
Selain patroli keliling, polisi juga meningkatkan pengawasan di titik-titik keramaian, seperti area pameran bunga, lokasi pertunjukan budaya, dan pusat kuliner. Pengamanan berlapis ini melibatkan personel dari berbagai unit, termasuk Brimob dan Intelkam, untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan.
Masyarakat Diajak Berpartisipasi Jaga Keamanan
Kombes Alamsyah juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama TOF berlangsung.
“Kita harapkan kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, tidak ada gangguan kamtibmas. Oleh karena itu, kami harapkan partisipasi dari seluruh warga masyarakat untuk menyukseskan even internasional ini,” tegasnya.
Partisipasi masyarakat dinilai krusial, terutama dalam melaporkan aktivitas mencurigakan kepada petugas. Sinergi antara polisi dan warga menjadi kunci utama menciptakan situasi yang nyaman bagi pengunjung TOF.
TOF 2025: Ajang Promosi Budaya dan Perekonomian Tomohon
Selain aspek keamanan, TOF 2025 juga menjadi momentum penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Pedagang bunga, pengrajin, dan pelaku usaha kuliner mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan penjualan.
Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan even ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pariwisata Sulawesi Utara. Keberhasilan TOF 2025 juga akan memperkuat citra Tomohon sebagai kota bunga yang aman dan nyaman bagi wisatawan.








